IDNNews.id, Batam – Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Batam Pebrialin Razak mengatakan masih banyak hal yang perlu ditingkatkan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi Batam, khususnya Kepri.
Mengingat, saat ini kontribusi ekspor Batam dan Kepri dipandang masih sangat lemah. Padahal potensi yang ada diyakini bisa memaksimalkan pertumbuhan ekonomi
“Saat ini, kontribusi ekspor Batam untuk nasional masih 5 persen. Sedangkan level Provinsi Kepri, Kota Batam berada di presentase 74 untuk nilai ekspor,” jelas Pebrialin disela-sela pelantikannya sebagai Ketua ISEI Batam di Gedung BI Batam Center, Kamis (31/1/2019) pagi.
Ia juga mengatakan, Batam memiliki lima infrastruktur Pelabuhan yang bisa mendukung ekspor. Dan mencapai kemajuan perekonomian dapat dicapai melalui beberapa cara.
“Selain mendorong peningkatan ekspor, bisa dengan upaya penguatan laju pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan investasi,” jelasnya.
Dari sisi potensi, Batam punya daya saing yang bagus pada aspek perekonomian daerah dan SDM.
Walaupun dari sisi infrastruktur Kota Batam masih di bawah beberapa kota lain di Kepri.
Namun hal tersebut disebabkan karena Batam memiliki wilayah yang jauh lebih luas dibanding daerah lain di Kepri.
Sementara itu, Sekertaris I ISEI Pusat Ina Primiana mengatakan, hadirnya ISEI seharusnya bisa menjaga dan mengoptimalkan potensi Kota Batam.
Dengan ikut dalam berkontribusi dalam penyelesaian masalah yang ada di daerah, memberikan masukan dalam pemikiran dan ide-ide baru, ISEI bisa berkembang bersama daerah masing-masing.
“Batam itu potensinya sangat besar, kami harapkan ada sumbangan signifikan untuk Batam. Sehingga ISEI bisa ikut menjaga pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Ina.(Iman Suryanto)
https://www.idnnews.id/ketua-isei-batam-lima-pelabuhan-di-batam-bisa-dongkrak-ekspor/


No comments:
Post a Comment