Sunday, September 27, 2015

Seminar Nasional & Kongres ISEI XIX


Seminar Nasional & Kongres ISEI XIX

Menghidupkan Kembali Sektor Industri Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

Surabaya, 7 - 9 Oktober 2015

Friday, September 25, 2015

Rapat Kerja I ISEI Cabang Batam

Pada hari Sabtu, 26 September 2015, ISEI cabang Batam mengadakan rapat kerja yang bertempat di Ruang Pertemuan Pemko Batam Lantai 4, Jl. Engku Puteri Batam Center. Pertemuan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini berakhir pada pukul 16.00 WIB. Dimana hasil program kerja tiap-tiap bidang akan dirumuskan kembali oleh panitia khusu perumus program kerja.

Sunday, September 20, 2015

Pemko Batam akan Meratakan Bangunan Pasar Induk Jodoh

Laporan Tribunnews Batam, Anne Maria

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Pemerintah Kota Batam, melalui Dinas PMPK-UKM berencana meratakan kembali Pasar Induk Jodoh.

Hal tersebut sejalan dengan rencana Pemko Batam untuk mengefektikan kembali pasar tersebut.

Kepala Dinas PMPK-UKM, Febrialin Razak yang ditemui usai pelantikan ISEI Batam mengatakan kemungkinan besar penilaian aset bangunan pasar induk akan dinolkan.

Rencana untuk menghancurkan Pasar Induk karena Pemko Batam ingin pasar tersebut dikelola swasta.

Sementara pihak swasta yang sudah menyatakan berminat ingin membangun ulang pasar tersebut sesuai kebutuhan yang mereka rancang.

"Bangunan ini akan diapresal atau dinilai balik, tapi kemungkinankan akan dinolkan. Maka perlu kajian hukum juga sepertinya. Kita akan nolkan bangunan itu, jadi arahnya kami lihat akan dirubuhkan. Sebab penawaran konsep oleh pemrakarsa juga ingin membangun ulang saja sesuai kebutuhan," tutur Febrialin, Sabtu (5/9/2015).

‎Ia menjelaskan‎ jika mengacu pada Permen Bapenas, bahwa dalam hal Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS) bisa dilakukan dalam dua pola.

Pertama, pemrakarsa adalah Pemda sendiri dalam hal ini, Pemko Batam. Atau kedua, pemrakarsa adalah badan hukum usaha, atau badan usaha (swasta).

"‎Jadi, kalau kita merujuk pada itu, swasta mengajukan konsep untuk membangun ulang. Makanya kita perlu menolkan nilai bangunan itu," tutur dia.